Sabtu, 27 Juni 2020

User Interface pada Game Komputer




User interface berarti tampilan antar muka pengguna. Jika didefinisikan secara sederhana User interface adalah penghubung atau mediator antar komputer dan manusia atau user komputer itu agar hubungan antara perangkat komputer dengan user bisa terjalin. User interface sangat berperan penting dalam dunia komputer karena dengan adanya user interface maka kemudahan user dalam mengoprasikan suatu perangkat komputer menjadi lebih mudah.

Desain user interface dalam game berbeda dari desain user interface lainnya karena melibatkan unsur tambahan fiksi. Fiksi melibatkan avatar dari pengguna yang sebenarnya atau player. Sebuah desain interface pada suatu game mempengaruhi kenyamanan dan sejauh mana user atau pemain meminati game tersebut.

HUD itu sendiri kepanjangan dari Heads – up display, merupakan metode dimana informasi secara visul disampaikan kepada pemain sebagai bagian dari antarmukan pengguna permainan. Biasanya menunjukkan bar/kotak HP (Health Point) ataupun MP (Mana Point) dan biasanya muncul  di atas kepala karakter. Fungsi HUD ini untuk memudahkan pemain mengetahui kondisi karakter dalam permainan.

Dalam desain antarmuka game terdapat beberapa elemen yang diantaranya adalah : 

1.   Diegetic: Desain antarmuka yang termasuk dalam permainan game  yaitu yang dapat dilihat dan didengar oleh karakter dalam permainan. Yang dimaksudkan pada antarmuka diagetic ini segala sesuatu yang terlihat terkecuali elemen-elemen non-diegetic seperti HUD, Kursor mouse, Informasi dari Komputer,dll


2.    Non-diegetic: Desain  Antarmuka yang diberikan sebagai tambahan di luar dunia game itu sendiri, hanya terlihat dan terdengar ke pemain di dunia nyata. Sehingga seakan-akan karakter dalam dunia game tidak melihatnya.


3.   Spatial: Elemen User Interface yang disajikan dalam ruang permainan 3D dengan atau tanpa suatu entitas dari dunia permainan yang sebenarnya (diegetik atau non-diegetik).


4.   Meta : Gambaran yang bisa muncul dalam dunia game, namun tidak selalu divisualisasikan spasial untuk pemain. Contoh yang paling jelas adalah efek ditampilkan di layar, seperti percikan darah pada kamera untuk menunjukkan kerusakan.



Contoh User Interface Game

Captain Tsubasa Dream Team


ONE PIECE Bounty Rush 


PES 2020

Sumber :

Rabu, 06 Mei 2020

Konsep AI Pada Game



Pengertian Kecerdasan buatan atau AI

Kecerdasan buatan adalah kecerdasan yang ditambahkan oleh manusia ke dalam suatu sistem teknologi, diatur dan dikembangkan dalam konteks ilmiah, bentukan dari kecerdasan entitas  ilmiah yang ada.

Kecerdasan Buatan Menurut Para Ahli
1. John McCarthy, 1956
Kecerdasan buatan adalah usaha memodelkan proses berpikir manusia dan mendesain mesin agar dapat menirukan perilaku manusia.

2. Herbert Simon, 1987
Kecerdasan buatan adalah tempat suatu penelitian, aplikasi dan instrusksi yang terkait dengan pemrograman komputer dalam melakukan suatu hal yang menurut pandangan manusia ⎼ cerdas.

3. Rich dan Knight, 1991
Kecerdasan buatan adalah suatu studi mengenai bagaimana membuat komputer mampu melakukan hal-hal yang pada saat ini masih bisa dilakukan lebih baik oleh manusia.

Kecerdasan Buatan Dalam Video Game

Dalam Video Game, kecerdasan buatan digunakan untuk membuat perilaku cerdas yang biasanya terletak pada non-player characters (NPCs), dan seringnya mensimulasikan seperti kecerdasan manusia.

Teknik yang digunakan biasanya menggambarkan metode keseluruhan dari kecerdasan buatan. Bagaimanapun, penggunaan kecerdasan buatan pada game biasanya merujuk pada sekumpulan algoritma yang didalamnya termasuk teknik dari teori kontrol,robotik, grafis komputer,dan pengetahuan komputer secara umum.

Karena kecerdasan buatan pada game untuk NPCs dipusatkan pada penunjukkan kecerdasan dan menampilkan game dengan baik dan terdapat batasan lingkungan, pendekatannya sangat berbeda dengan kecerdasan buatan tradisional; cara curang dan usaha ekstra dapat diterima dan, pada beberapa kasus, kemampuan komputer harus diturunkan untuk membuat manusia merasa adil. Contohnya adalah pada game first-person shooter, dimana kemampuan NPC yang telah didesain mampu melebihi kemampuan manusia.

Pengertian Game

Game merupakan istilah yang berarti permainan, di dalam dunia teknologi informasi istilah ini digunakan untuk sarana hiburan yang menggunakan perangkat elektronik. "Game adalah suatu system atau program dimana satu atau lebih pemain mengambil keputusan melalui kendali pada obyek di dalam game untuk tujuan tertentu" (Jasson ; 2009).

Teknik Kecerdasan Buatan Dalam Game

Dalam game berbasis kecerdasan buatan, ada banyak teknik yang diadaptasi dari bidang kecerdasan buatan untuk diterapkan pada game. beberapa diantaranya, yaitu:

1. Mengejar dan Menghindar

Mengejar dan menghindar merupakan teknik dasar yang diterapkan pada banyak game berbasis kecerdasan buatan dari yang sederhana sampai yang kompleks. apakah itu space shooters, RPG, atau game strategi. metode paling umum pada teknik mengejar dan menghindar ini adalah melakukan pemutakhiran (update) koordinat terhadap objek yang menjadi sasaran. Posisi relatif dan kecepatan dapat dijadikan sebagai parameter pada algoritma mengejar dan menghindar. Metode Line-of-sight yang membutuhkan dasar rumus persamaan garis juga serngkali dijadikan basis metode mengejear dan menghindar.

2. Pola Pergerakan

Pola pergerakan merupakan cara yang sederhana untuk memberikan ilusi kecerdasan pada sebuah game. Game Galaga adalah contoh klasik penerapan pola pergerakan ini, dimana pesawat musuh dapat bergerak secara melingkat atau mengikuti pola garis lurus yang ditentukan. Contoh lain penerapan pola pergerakan adalah pada game first-person shooter yang menampilkan monster yang sedang berpatroli pada jalur tertentu, pada game simulasi pertempuran pesawat dimana pesawat musuh dapat melakukan manuver-manuver di udara yang menyulitkan kita mengejar, atau karakter-karakter non-player (figuran) seperti kambing yang sedang berjalan membutuhkan teknik pola pergerakan ini. Metode standar untuk menerapkan pola pergerakan adalah dengan cara menyimpan pola tersebut dalam suatu array. Array tersebut terdiri dari serangkaian koordinat atau perintah pergerakan dengan pola tertentu untuk mengontrol koordinat dari objek. Dengan metode ini, bisa didapatkan pola-pola pergerakan seperti melingkar, garis lurus, zig-zag atau bahkan kurva tak beraturan. 

3. Pathfinding

Metode pathfinding paling mudahditemui pada game-game bertipe strategi dimana kita menunjuk satu tokoh untuk digerakkan ke lokasi tertentu dengan mengklik lokasi yang hendak dituju. Si tokoh akan segera bergerak ke arah yang ditentukan, dan secara “cerdas” dapat menemukan jalur terpendek ataupun menghindari dari rintangan-rintangan yang ada. Salah satu algoritma pathfindin yang cukup umum dan yang paling banyak digunakan utnuk mencari jarak terpendek secara efisien adalah algoritma A* (baca: A star). Secara umum, algoritma A* adalah mendefinisikan area pencarian menjadi sekumpulan node-node (tiles). Titik awal dan titik akhir ditentukan terlebih dulu untuk mulai penelusuran pada tiap-tiap node yang memungkinkan untuk ditelusuri. Dari sini, akan diperoleh skor yang menunjukkan besarnya biaya untuk menempuh jalur yang ditemukan, ditambah dengan nilai heuristik yang merupakan nilai biaya estimasi dari node yang ada menuju tujuan akhir. Iterasi akan dilakukan hingga akhirnya mencapai target yang dituju.

4. Jaringan saraf tiruan (neural network)

Neural network cukup baik ketika diterapkan pada kasus-kasus yang sifatnya non-linier atau mengambil keputusan yang tidak dapat dilakukan dengan metode tradisional. Penerapannya seringkali pada game-game yang memerlukan kemampuan adaptif atau belajar dari pengalaman. Sebagai contoh, jika suatau ketika terjadi pertempuran antar player dengan unit komputer, dan unit komputer mengalami kekalahan, maka pada kesempatan lain yang serupa, komputer akan memilih untuk tidak bertempur. Semakin banyak pengalaman yang dialami komputer, maka komputer menjadi semakin cerdas. Prinsip dasar dari jaringan saraf tiruan ini adalah perbaikan bobot secara terus menerus agar output yang dihasilkan menjadi semakin akurat (semakin cerdas).

5. Algoritma Genetis (genetic algorithm)

Algoritma genetis sedikit banyak dipengaruhi oleh teori evolusi yang dicetuskan Darwin, yaitu bahwa spesies akan terus menerus beradaptasi dengan lingkungannya dan ciri khasnya yang terletak pada kromosom, akan diturunkan pada generasi berikutnya. Generasi turunan ini menerima gabungan kromosom dari kedua induknya, yang disebut dengan crossover. Pada algoritma genetis, akan diterapkan langkah ranking fitness untuk melakukan seleksi terhadap langkah ranking fitness untuk melakukan seleksi terhadap generasi turunan yang terbaik. Pada game berbasis algorima genetis, turunan terbaik inilah yang dilibatkan ke dalam game, dimana akan digunakan oleh komputer untuk merespons perubahan-perubahan tingkah laku user.

Selain 5 teknik kecerdasan buatan di atas yang dapat digunakan dalam sebuah game berbasis kecerdasan buatan. Beberapa teknik lain yang umum digunakan antara lain: finite state machine, fuzzy logic, ruled-based AI, basic probability,  dan keputusan tak pasti (dengan menggunakan teknik Bayesian). 

Contoh Game Yang Menerapkan AI

1. Quick Draw
2. The Infinite Drum
3. Giorgio Cam
4. Pes
5. Captain Tsubasa 

Sebenarnya masih banyak game yang menerapkan AI selain yang ada diatas.


Daftar Pustaka

https://www.google.com/amp/s/www.dewaweb.com/blog/kecerdasan-buatan/amp/

https://www.google.com/amp/s/www.kompasiana.com/amp/chandrakurnia0113/5b4bee25bde57542fe121563/pengaruh-kecerdasan-buatan-dalam-game

https://mahardies.wordpress.com/2017/04/20/softskill-pengantar-teknologi-game-artificial-intelligence-pada-games/amp/

https://tekno.foresteract.com/contoh-teknologi-ai-pada-game/

Selasa, 14 April 2020

Konsep Pembuatan Script Game



Desain Skenario

Desain skenario pada sebuah game sama halnya dengan desain skenario pada sebuah film.  Jika pada sebuah film terdapat sutradara namun pada game terdapat perancang game, mengapa dibutuhkan sutradara pada sebuah film? Jawabannya adalah karena pada sebuah film membutuhkan skenario dan adegan yang setiap pemain memiliki ciri khas masing-masing. Jadi dibutuhkannya perancang game dalam suatu desain game ialah untuk memberikan ide dalam pembuatan skenario serta adegan yang terdapat di setiap karakter dalam sebuah game. Selain itu karakter pada sebuah game pasti memiliki ciri khas yang tidak dimilki oleh karakter lain.

Pada sebuah game untuk menggambarkan bagaimana game tersebut akan dibuat dinamakan GDD(Game Design Document). GDD tersebut merupakan acuan yang digunakan oleh para anggota tim pengembang dalam pembuatan game. Hal itu sesuai dengan pendapat yang dikemukakan oleh Bob Gates (2004), “pembuatan game akan dimulai dari pembuatan game desain dokumen. Game desain dokumen digunakan untuk menjadi landasan pengembangan game tersebut, dan untuk menarik minat pembaca serta menginformasikan gambaran keseluruhan game yang akan dibuat kepada tim pengembang”.

GDD bisa dikatakan sebagai living document, yang berarti perubahan bisa dilakukan sesuai dengan kebutuhan baru. Akan tetapi jika terlalu sering melakukan perubahan akan menyebabkan implementasi pada sebuah game akan terganggu. Dengan adanya game desain dokumen yang detail akan mampu memberikan gambaran lengkap bagi seluruh tim sehingga proses pengembangan game lebih efektif dan efisien.

Pada penjelasan barusan sudah menyinggung mengenai perancang game, terdapat empat bagian pada saat perancangan game yakni :

1.    Pemimpin Desainer
Orang yang menggerakan konsep game tersebut menjadi lebih menarik dan membuat game tersebut memiliki nilai artistik didalamnya.

2.    Game Mechanic Designer
Orang yang membuat suatu aturan pada sebuah permainan, sehingga permainan tersebut tidak berat sebelah atau bisa dikatakan seimbang.

3.    Tingkat Desainer atau Lingkungan Desainer
Orang yang bertanggung jawab dalam membuat lingkungan permainan, agar pada sebuah game menjadi lebih real.

4.    Writter
Seseorang yang bertanggung jawab dalam membentuk suatu narasi dalam game. Dimulai dari alur cerita, hingga apa saja yang harus dilakukan pemain pada saat memainkan game tersebut. Oleh karena itu penulis harus bekerja sama dengan desainer utama dalam pembuatan skenario game. 

Jadi yang dimaksud desain skenario pada sebuah game adalah suatu perancangan dalam membangun sebuah skenario yang  didalamnya terdapat gameplay, karakter atau tokoh, lingkungan. Ketiga unsur tersebutlah yang digunakan selama tahap memproduksi sebuah desain pada game komputer.

Script

Dalam pemrograman komputer, naskah adalah sebuah program atau urutan instruksi yang ditafsirkan atau dilakukan dengan program lain daripada oleh komputer prossesor. Skrip (script) adalah semacam bahasa pemrograman dalam tingkat kesulitan yang lebih rendah, tanpa aplikasi hasil kompilasi interpreter, skrip biasanya disisipkan ke dalam bahasa pemrograman yang lebih kompleks dan hasil skrip digunakan oleh bahasa pemrograman yang lebih kompleks itu. Contohnya ialah penyisipan skrip assembly ke dalam program Pascal untuk mengakses hardware pada level bahasa tingkat rendah. Skrip merupakan kumpulan sintaks bahasa pemrograman yang siap untuk di-compile.

Konsep Pembuatan Scripting Pada Game

·         Pemilihan Bahasa Pemrograman

     1. Speed
Bahasa scripting untuk game harus mampu berjalan secepat mungkin. Jika kita berniat untuk menggunakan banyak script untuk perilaku karakter dan kejadian di level game, maka script akan perlu untuk mengeksekusi sebagai bagian dari loop game utama. Ini berarti bahwa script yang lambat akan memakan waktu yang kita butuhkan untuk membuat suatu adegan,menjalankan mesin fisika, atau menyiapkan audio.

2. Kompilasi dan Interpretasi (penyusunan dan penafsiran)
Bahasa scripting secara luas diinterpretasikan melalui susunan serangkaian byte. Penafsiran bahasa diambil melalui format teks. Interpreter melihat setiap baris, penyusunan bekerja sesuai yang dimaksud dari script dan melakukan tindakan yang spesifik. Bahasa byte-terkompilasi dikonversi dari teks ke format internal, yang disebut byte code. Kode byte biasanya jauh lebih padat daripada format teks. Karena kode byte dalam suatu format dioptimalkan ketika dieksekusi, agar dapat berjalan lebih cepat.

3. Ekstensibilitas dan Integrasi
Bahasa scripting perlu memiliki akses ke fungsi yang signifikan ke dalam game. Sebuah script yang mengendalikan karakter, misalnya, harus mampu untuk menanyai game untuk mencari tahu apa yang bisa dilihat dan kemudian membiarkan game tahu apa yang akan dilakukan sebagai aksinya.

4. Re-Entrancy (ikut serta ulang)
Fungsi ini sering berguna untuk memanggil script menjadi diikut sertakan ulang. Mereka dapat berjalan untuk sementara waktu, dan ketika anggaran waktu telah habis script akan dapat ditunda. Ketika script selanjutnya mendapatkan beberapa waktu kembali, maka akan dapat menjalankan kembali script yang ditunda sebelumnya. Hal ini sering membantu untuk membiarkan kontrol hasil script saat mencapai jeda normal. Kemudian sebuah algoritma penjadwalan dapat memberikan lebih banyak waktu untuk meminimalisasi penggunaan sumber daya.

Sebuah script untuk mengendalikan sebuah karakter, misalnya, mungkin memiliki lima tahapan yang berbeda (memeriksa situasi, memeriksa kesehatan, menentukan gerakan, rencana rute, dan melaksanakan gerakan). Ini semua dapat dimasukkan dalam satu script yang menghasilkan penyekat antara setiap bagian. Kemudian masing-masing akan berjalan dengan setiap lima frame, dan beban dari eksekusi AI akan didistribusikan.

Embedding (Penanaman)

Embedding berhubungan dengan ekstensibilitas. Sebuah bahasa yang tertanam dirancang untuk dimasukkan ke dalam program lain. Ketika kita menjalankan bahasa scripting dari workstation, biasanya akan menjalankan program khusus untuk menafsirkan file source code. Dalam game, sistem scripting perlu dikontrol dari dalam program utama. Game yang menentukan jalannya script harus dijalankan dan harus dapat memberitahu mesin terkait bahasa scripting yang cocok untuk memproses script tersebut.

Open Source

Bahasa yang open source yaitu bahasa yang bisa di pakai di berbagai operasi sistem. Bahasa seperti ini contohnya C++, Java. Sebaiknya dalam membuat script game menggunakan bahasa yang open source, agar aplikasi game dapat dipakai oleh pengguna opersi sistem apapun.

Storyboard

Storyboard adalah suatu sketsa gambar yang disusun secara berurutan sesuai naskah cerita. Dengan storyboard maka pembuat cerita dapat menyampaikan ide cerita secara lebih mudah kepada orang lain, karena dengan storyboard maka pembuat cerita dapat membuat seseorang membayangkan suatu cerita mengikuti gambar-gambar yang sudah tersaji, sehingga dapat menghasilkan persepsi yang sama dengan ide cerita yang dibuat. Storyboard juga dapat di artikan sebagai naskah yang disajikan dalam bentuk sketsa gambar yang berurutan, berguna untuk memudahkan pembuatan alur cerita maupun pengambilan gambar.

Fungsi umum dari storyboard yaitu sebagai suatu konsep dan ungkapan yang kreatif dalam menyampaikan ide atau gagasan. Pada storyboard juga seseorang dapat menambahkan arahan-arahan seperti arahan audio, letak, atau arahan informasi lainnya. Beberapa fungsinya lainnya seperti:
1. Dalam pembuatan suatu film misalnya story board berguna untuk Menggambarkan alur cerita berdasarkan garis besarnya saja dari bagian awal, tengah, dan akhir.
2.  Lalu berguna untuk membuat perencanaan pada film.
3. dan secara keseluruhan dapat memudahkan dalam membuat dan memahami alur film. Saat ini storyboard juga berguna dalam pembuatan suatu game, misalnya membuat sketsa alur game tersebut dari awal hingga selesai/tamat.

Storyboard pada Game

Storyboard pada Game sedikit berbeda dari storyboard animasi, dimana pada storyboard game terdapat goal / mission yang akan dibuat pada game itu sendiri. Kemudian storyboard pada game menjelakaskan tentang alur permaianan itu sendiri seperti apa tergantung dari jenis game.  misalkan game ber-genre arcade tidak memiliki alur cerita namun game terebut menitik beratkan pada perolehan point. Jadi storyboard yang dibuat yaitu bagaimana pemain mendapat nilai / point setinggi mungkin.

Storyboard pada Animasi

     Storyboard pada animasi ialah untuk menjelaskan tentang alur narasi dari sebuah cerita, atau storyboard pada animasi sebagai acuan agar animator dalam membuat animasi tidak melenceng dari yang dibuat pada storyboard. Sebenarnya fungsi dari storyboard itu sama, namun yang berbeda hanya media yang diperuntukkan dari storyboard itu sendiri, contoh storyboard pada game atau storyboard pada iklan.

Referensi :


Engine dan Scene Graph




Di dalam grafika komputer, 3D merupakan bentuk grafik yang menggunakan representasi data geometri tiga dimensi. Grafik 3D ini tersimpan didalam komputer untuk keperluan kalkulasi atau rendering gambar 3D. Pada 3D, engine bukanlah exutable program, artinya engine tidak bisa dijalankan sebagai program yang berdiri sendiri.

3D engine adalah sistem perangkat lunak yang dibuat dan dirancang untuk menciptakan dan mengembangkan gambar 3D, fungsionalitas inti biasanya disediakan oleh mesin permainan mencakup mesin render (renderer) untuk 2D/3D grafis.

Berbeda dengan dukungan grafik 2D yang sudah built in, dukungan Java terhadap grafik 3D diletakkan ke dalam API terpisah, yakni Java3D. Java3D merupakan API 3D berbasis scene graph di platform Java, dimana scene graph merupakan sebuah pohon yang berisi hierarki data scene. Di dalam api Java3D didefinisikan sejumlah kelas dan interface yang menyediakan beragam operasi grafik 3D.

Konsep scene graph merupakan inti dari Java3D. Sebuah scene graph merupakan grafik yang mempresentasikan geometri, material, dan pencahayaan. Scene graph dimulai dari root dengan sebuah Virtual Universe dan mencakup transformasi serta geometri untuk mendefinisikan objek di dunia maya. Secara garis besar, ada tiga tahap fundamental yang diperlukan untuk menghasilkan objek 3D, yaitu:

1. Menciptakan objek Canvas3D.
2. Menciptakan sebuah scene graph.
3. Menghubungkan objek Canvas3D ke objek BranchGroup yang menunjuk root dari scene graph.

Ogre 3D

Objected-Oriented Graphics Rendering Engine atau bisa disingkat dengan OGRE merupakan engine yang object oriented & flexible 3D rendering pada game engine yang ditulis dengan menggunakan bahasa C++ serta didesain agar mampu men-developer dengan mudah kepada aplikasi produksi dengan menggunakan utility hardware-accelerated 3D graphic. Gambaran abstraknya OGRE menggunakan sistem library seperti Direct3D & OpenGL, serta menyediakan sebuah dasar interface di dunia objek dan class objek yang lebih tinggi.

OGRE hanya digunakan untuk me-render. Dengan kata lain, fitur OGRE hanya khusus menangani vector & matOix classes, memory handling, dan lain-lain. Ini bukan lah salah satu dari semua solusi dalam istilah game development/simulasi. OGRE tidak menyediakan audio/physics support.

Walaupun penjelasan diatas bisa dikatakan sebagai kelemahan dari OGRE itu sendiri, akan tetapi semua itu sebanding dengan kemampuan grafis yang ada pada game engine tersebut. Kelebihan yang paling menonjol pada OGRE adalah graphics engine yang bisa memberikan para developer sebuah kebebasan untuk menggunakan physics apapun, input, audio, & library lainnya. OGRE memberikan para tim development untuk fokus pada graphics daripada beberapa sistem-sistem yang ada dalam game development. OGRE dapat mensupport OIS, SDL, CEGUI libraries. Sekarang ini OGRE adalah publish dibawah dua lisensi, yaitu LGPL & OUL. Maka sekarang ini para publish tersebut membuka OGRE sebagai free/open source software.

Fitur-fitur pada OGRE :

1. Desain yang object-oriented dengan menggunakan plugin untuk mempermudah memasukkan fitur lainnya.
2. Engine berbasis scane graph dengan bantuan untuk sebuah varietas yang luas, octree,  BSP, & paging landscape scene manager.
3. Multi-platform dengan dukungan OpenGL & Direct 3D. Bisa me-render konten yang sama di beda platform tanpa harus mempunyai content creator. dapat diakses pada platform Linux, Mac OS, dan semua versi Windows.
4. OGRE mendukung program vertex dan fragment selama ditulis dengan GLSH, HLSL, Cg, dan assembler.
5. The landscape scene manager untuk progressive LOD, yang mana bisa dibuat secara otomatis dan manual.
6.  Engine annimasi yang men-support penuh untuk multiple hardware.

Processing

Processing adalah bahasa pemrograman dan lingkungan pemrograman yang bersifat open source yang digunakan untuk memprogram gambar, animasi, dan interaksi. Processing digunakan untuk mengajarkan dasar-dasar pemrograman komputer dalam konteks rupa dan berfungsi sebagai buku sketsa perangkat lunak dan alat produksi profesional. Processing mengintegrasikan suatu bahasa pemrograman, lingkungan pemrograman, dan metodologi pengajaran ke dalam sistem terpadu.

Unity 3D

Unity 3D adalah sebuah game developing software. Dengan software ini, kita bisa membuat game 3D yang seru. Game developer ini sangat mudah digunakan, dengan GUI yang memudahkan kita untuk membuat serta mengedit script untuk menciptakan sebuah game 3D. Selain bisa untuk build game PC, Unity juga dapat digunakan untuk membangun game console seperti Nintendo Wii, PS3, Xbox 360, juga Ipad, Iphone, dan Android. Namun masing-masing membutuhkan biaya lisensinya sendiri. Unity kurang lebih sama dengan Blender game engine, namun unity lebih ringan dan diintegrasi lebih dalam suasana grafik.

Game Maker

Game Maker adalah software yang bisa membantu anda menjadi pengembang game komputer tanpa menggunakan coding sedikitpun. Dapat digunakan untuk membuat 3 dimensi dan Multiplayer. Game Maker dapat menjadikan hak penuh dari software (game) yang anda buat termasuk dapat menjual game tersebut, bahkan bisa mendownload musik, efek suara, gambar, script, serta background.

Sabtu, 07 Maret 2020

Konsep dan Manfaat Game




Konsep Dasar Game

Pengertian Game

Game adalah sebuah permainan komputer interaktif yang di kendalikan oleh mikroprosesor. Komputer dapat menciptakan bahan-bahan maya untuk digunakan dalam sebuah permainan seperti kartu dan dadu.Sebuah permainan komputer atau video game menggunakan satu atau lebih alat input, biasanya sebuah tombol atau kombinasi dari joystick, sebuah keyboard dan mouse dan trackball atau sebuah controller ataupun sebuah alat yang mempunyai sensor gerak.

Pengertian Video Game

Sebuah video game adalah permainan yang biasanya melibatkan player berinteraksi dengan alat pengendali atau controller untuk menghasilkan umpan balik secara visual dalam sebuah layar video. Video game biasanya juga mempunyai sistem pemberian hadiah yang diberikan kepada pemain apabila menyelesaikan tugas-tugas tertentu yang berada didalam aturan atau rule set game tersebut. Tipe-tipe peralatan elektronik dimana video game dapat dimainkan disebut dengan platform dan contoh dari platform adalah PC (personal komputer) dan mesin video game (video game console). Video game juga hadir dalam semua tingkatan teknologi mulai dari komputer sampai dengan peralatan genggam seperti handphone dan PDA.

Selain elemen dasar dari umpan balik berbasis video, video game juga menggunakan banyak system lain untuk menyediakan interaksi dan informasi kepada pemain. Contoh umumnya adalah penggunaan system audio (speaker) dan peralatan interaktif seperti umpan balik dengan getaran.

Pengertian PC Game

Sebuah personal komputer adalah sebuah microkomputer yang harganya, ukurannya, dan kemampuannya sesuai untuk individual. Istilah PC di populerkan oleh Apple dengan Apple II nya pada awal tahun 1980an, dan setelah itu oleh IBM dengan IBM Personal Komputer. Personal Komputer juga dikenal sebagai komputer rumah. PC game merupakan game yang dimainkan pada sebuah personal komputer (PC). Sebuah PC game membutuhkan sebuah sistem operasi seperti Windows, Linux ataupun Mac untuk menjalankannya. Sistem operasi yang paling populer untuk memainkan game adalah Microsoft Windows.

Jenis – Jenis Game(genre) 

a. Action

Game action mungkin adalah genre game yang paling basic, dan pastinya salah satu yang terbesar. Game action di karakteristik kan oleh gameplay nya yang fokus kepada aksi yang mengharuskan pemain melakukannya secara reflek, dalam realtime. Game fighting dan first person shooters termasuk dalam kategori ini.

b. Action-adventure

Game action-adventure fokus dalam penjelajahan, dan biasanya melibatkan pengumpulan benda, penyelesaian teka-teki yang sederhana, dan pertempuran. Game action-adventure yang pertama adalah game Atari 2600 yang berjudul adventure (1978).

c. First-person shooter

Game first-person shooter, biasanya disebut dengan FPS, menggambarkan menembak dan bertempur dalam perspektif orang pertama dari karakter yang mereka kontrol. Perspektif ini berarti memberikan pemain perasaan “ada disana”, dan mengizinkan pemain fokus pada membidik. Kebanyakan FPS sangatlah cepat dan memerlukan reflek yang sangat cepat dalam tingkat kesulitan yang tinggi.

d. Fighting

Game perkelahian adalah pertarungan satu lawan satu antara dua karakter yang salah satunya dikendalikan oleh komputer. Game ini biasanya fokus dalam bela diri dan bentuk lain dari pertempuran tangan kosong. Banyak dari gerakan yang dilakukan oleh petarungnya di dramatisir dan tidak mungkin secara fisik. Beberapa karakter yang bertarung juga menggunakan senjata seperti pedang dan atau serangan jarak jauh seperti serangan tenaga dalam.

Game perkelahian terkenal antara lain adalah Mortal Kombat, Street Fighter, Super Smash Bros., King of Fighters, Soul Edge dan Soul Calibur, Tekken, Dead or Alive, dan Virtua Fighter.

e. Simulation Game

Game simulasi bertujuan untuk mensimulasikan pengalaman seperti terbang didalam pesawat, serealistis dan sepraktis mungkin, dan juga terdapat hukum fisik seperti di dunia nyata. Beberapa game membutuhkan untuk banyak membaca sebelum game dimainkan, sementara game yang lain sudah termasuk petunjuk singkat.

Game simulasi seringkali dikaitkan dengan simulator sungguhan, dan sebagian dari game tersebut memang berguna dalam pelatihan militer sungguhan atau untuk kepentingan umum.

f. Sport

Game olahraga menampilkan permainan dari olahraga fisik tradisional seperti kriket, baseball, sepak bola, American football, tinju, golf, basket, skateboard, hoki es, tenis, bowling, rugby, dan lainnya. Beberapa fokus pada memainkan olahraganya dan beberapa fokus pada strategi dibalik olahraga tersebut (seperti game championship manager). Lainnya menggunakan olahraga untuk efek komik (seperti game Arch Rivals). Salah satu yang paling terkenal dari genre ini adalah Madden NFL.

Genre ini ada pada masa awal sejarah video game (pong) dan masih popular sampai sekarang.

g. Racing

Game balapan biasanya memposisikan pemain di kursi pengemudi dari kendaraan ber performa tinggi dan memerlukan pemain untuk berlomba melawan pengemudi lainnya ataupun melawan waktu. Genre ini merupakan genre yang selalu ada dalam permainan komputer dan banyak permainan yang diciptakan pada masa awal adalah bagian dari genre ini. Berawal dari tahun 1970, genre ini masih popular sampai sekarang dan terus mendorong perkembangan performa dan grafis. Ada dua sub genre dari genre ini yaitu simulasi dan arcade. Genre arcade biasanya bersifat fantasi, kerusakan kendaraan yang tidak realistis. Genre simulasi lebih fokus terhadap handling kendaraan yang realistis dan performa yang sama dengan mobil sungguhan, dan biasanya mengizinkan pemain untuk mengikuti perlombaan sungguhan seperti Indianapolis dan dakkar. Balapan simulasi memperbolehkan pemain untuk merubah performa kendaraanya, mulai dari saluran pembuangan mesin sampai rasio gigi transmisi, tapi sekarang semua itu juga di aplikasikan pada game arcade seperti need for speed: underground.

Sebuah sub genre yang popular dari genre ini adalah game balapan kart, yang menyederhanakan handling kendaraan dan memperkenalkan rintangan yang bermacam-macam.

Game balapan arcade yang terkenal adalah Out Run, dan seri Mario Kart. Game balapan simulasi yang terkenal adalah Gran Turismo.

Komponen-komponen game

1. Fitur

Fitur merupakan hal yang bisa membedakan setiap game yang ada. Fitur juga bisa menggambarkan jalan cerita game kedalam bentuk-bentuk yang dapat dilihat maupun dirasakan.

2. Gameplay

Gameplay membantu pengembang game untuk mengetahui cara kerja suatu game, dimana fitur-fitur yang ada akan membentuk suatu gameplay.

3. Interface

Interface merupakan semua tampilan yang ada dalam suatu game. Sebuah interface yang baik adalah interface yang tidak membosankan dan memudahkan pemain game.

4. Aturan

Merupakan kumpulan aturan-aturan dalam sebuah game.

5. Desain Level

Desain level mencakup style, background, dan jalan cerita dari sebuah game.

Game Balance

Pengertian

Game balance merupakan salah satu yang terpenting dari sebuah game. Apabila sebuah game tidak seimbang maka kemungkinan besar ada fitur game yang sangat jarang digunakan sehingga menjadi sia-sia.

Ada 3 jenis game balance:

1. Player – Player balance

Yang termasuk dalam kategori ini kebanyakan adalah multiplayer game karena masing-masing player mempunyai keuntungan yang sama, kecuali keahlian masing-masing pemain.

2. Player – Gameplay balance

Didalam kategori ini, keberhasilan pemain dalam setiap levelnya akan mendapatkan imbalan sesuai dengan keberhasilan yang telah dicapainya.

3. Gameplay – Gameplay balance

Dalam kategori ini, setiap fitur yang terdapat dalam sebuah game harus seimbang secara keseluruhan, contohnya apabila terdapat senjata yang lebih kuat daripada senjata lainnya, maka senjata tersebut harus berada di level game yang lebih tinggi dari senjata lainnya yang kurang kuat.

Game engine

Pengertian

Game engine merupakan sebuah komponen inti software dari sebuah game ataupun aplikasi lain yang menggunakan grafik secara real time. Game engine mempunyai development tools dengan tampilan visual dan langsung terintegrasi didalam IDE (integrated development environment) sehingga tools – tools development tersebut dapat digunakan kembali untuk mengembangkan game yang lain. Hal ini membuat game engine sering disebut game middleware karena game engine mempercepat pengembangan sebuah game, mengurangi biaya pengembangan game, tingkat kompleksitas dari pengembangan game, yang merupakan faktor utama untuk bersaing didalam industri game. Beberapa game engine hanya memberikan fitur untuk melakukan 3D rendering, dan tidak memberikan fitur – fitur yang dibutuhkan untuk membuat game secara keseluruhan. Game engine seperti ini disebut sebagai 3D engine, dan sangat bergantung pada pengembang game untuk menambahkan fitur – fitur yang tidak terdapat didalamnya dengan menggunakan komponen dari game engine yang lain. Contoh dari game engine tersebut adalah ; RealmForge, Ogre, Jmonkey. Game engine yang memberikan fitur 3D engine dikembangkan dengan menggunakan grafik API (application programming interface) seperti Directx dan openGl, yang memberikan akses ke GPU (Graphical Processing Unit) dari video card. Game engine secara lisensi terbagi menjadi dua yaitu; open source dan komersial. Salah satu contoh game engine open source yang terkenal adalah Crystal Space dan Ogre, sedangkan game engine komersial terkenal dan banyak digunakan saat ini adalah Torque game engine.

Pemanfaatan game di bidang tertentu

1. Bidang pendidikan

Game simulasi mobil atau bus, kita belajar bagaimana cara mengemudikan kendaraan yang baik dan benar, dimulai dari cara gas, membalap kendaraan didepan, cara belok, cara belok menggunakan sen, cara parkir dan masih banyak lagi.

2. Hiburan

Contoh game Captain Tsubasa Dream Team, kita bisa membuat konten youtube dengan game tersebut. Contoh kita membuat video tentang bagaimana cara membangun team, bagaimana cara bermain yang baik, bagaimana cara gacha yang benar, review kartu pemain terbaru, info terbaru game dan masih banyak lagi.

Referensi :
https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=http://library.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2007-3-00145-IF-Bab%25202.pdf&ved=2ahUKEwjG2ezv74foAhVVbSsKHazlC08QFjAAegQIAxAB&usg=AOvVaw1ZqQBe3Sd6jMklphxD9bXP

Sabtu, 28 Desember 2019

Review Video SIGGRAPH 2018 - NVIDIA CEO Jensen Huang - Reinventing Computer Graphics


Dengan nama anggota :
1. Abdul Aziz (50417014)
2. Adzana Sabrino BA (50417210)
3. Ardiyanto Nugroho (50417914)
4. Azhar Rafi Sya'ban (51417098)

Review Tentang Video Ada Dibawah :
1. Menampilkan video tentang perkembangan grafik mulai dari tahun 1968 sampai 2018. 

2. Membahas tentang Pixar dimulai dari Toy Story pada tahun 1995 untuk render memakai 800.000 cpu hours lanjut ke Car pada tahun 2006 menggunakan global ilumination untuk pertama kali, lanjut ke Finding Dory pada tahun 2014 membuat AI Based Denoisting, Big Hero 6 menggunakan 200 milion Cpu Core hours.


3. Menjelaskan tentang The First GeForce adalah GeForce 256 The First Processor Geometry Transformation, 2003 GeForce 3 The First Programmable Shader, 2006 CUDA CPU. 

4. Menjelaskan tentang The Road to Real Time PhotoReal, Geometry untuk photo real, mengatur Light shadow , PhotoGrammetry untuk model dan Photorealistic Textures, Material untuk Phisically Based, Simulation, Character Animation, Facial Animation.

5. Membahas tentang The Holy Grail Of Computer Graphics, The New NVIDIA RTX Technology dan Supercomputer yang NVIDIA sebut DGX Station dan Faster Supercomputer in The World yang NVIDIA sebut Tesla V. Disini juga NVIDIA membuat cuplikan untuk memperkenalkan NVIDIA RTX Technology dan juga menampakkan bentuk dari The FIRST ray-Tracking GPU yang diberinama Quadro R-TX Family yang mampu membuat 10 giga Ray per second dan disini juga memperkenalkan new Envy Link Multi GPU Connector

6. Menjelaskan tentang Quadro RTX The First Ray Tracking GPU in The World dan menjelaskan tentang The New TURING GPU, disini juga membahas tentang perbedaan Giant Leap versi Pascal dengan versi Turing.

7. Membahas tentang NVIDIA RTX The New Generation Of Hybrid Rendering, selanjutnya mereka membahas tentang efek kamera Tradisional Graphics, Depth of Field, Bloom, Area Light, Multiple Area Light, Reflections, Diffuse Reflections, Refraction, Caustics dan Global Ilumination serta menjelaskan tentang perbedaannya dan juga membahas tentang efek kamera dengan adanya RTX dengan tanpa RTX. Disini NVIDIA menampilkan sebuah video tentang Ray Traced Shadows, Ray Traced Ambient Occlusion, Ray Traced Reflections dan Ray Traced Global ilumination. Disini juga menampilkan sebuah video tentang The Speed of Light.

8. Membahas tentang Turing 6x Pascal, NVIDIA DLAA, Audesk Arnold Accelerated  By NVIDIA RTX dan memperkenalkan NVIDIA RTX Server.

Untuk Link Video Ada Dibawah :
https://m.youtube.com/watch?v=jY28N0kv7Pk&feature=youtu.be

Untuk Mind Map :